Setelah
mendapatkan informasi yang masuk keredaksi bahwa ada seorang ibu rumah tangga
yang bernama Subkah (42th) menderita penyalit liver sedang membutuhkan bantuan
biaya pengobatan maka kami langsung cek kelokasi untuk memastikan kebenaran
informasi tersebut.
Tepatnya
tanggal 9 November 2016 jam 2 siang tim sampaikanfakta mendatangi rumah orang
tua Subkah di kampung Cirunten desa Bandulu Kec. Anyer Kab.Serang Banten.
Kampungnya berada disebrang hotel Marbela, masuk lagi sekitar 2 KM.
Menurut
informasi yang kami gali dari Nasrulloh, adiknya Subkah, bahwa penyakit yang
kakaknya derita itu sebenarnya sudah lama namun keluarganya tidak mengetahui
karena Subkah berusaha menutup-nutupinya.
“kami
sekeluarga sebelumnya tidak tahu menahu jika kakak saya mengidap penyakit
liver, kakak tidak pernah cerita, ketahuannya saat kakak sakit diperiksa ke
seorang Bidan kemudian Bidan memberikan saran agar dibawa ke dokter, setelah
dibawa ke klinik, dokter menyebutkan bahwa kakak mengidap penyakit liver yang
sudah lama dan disarankan untuk dirawat ke Rumah Sakit” jelas Nasrulloh.
Lanjut
Nasrulloh, Kak Subkah enggan bercerita sebelumnya karena katanya tidak punya
uang dan belum bekerja lagi sehingga khawatir jika nantinya merepotkan keluarga
yang sama-sama tidak mampu.
Sebelumnya
Subkah bekerja di perusahaan sepatu di Nikomas, tapi setelah menikah ia
berhenti bekerja. Namun dalam perjalanan kehidupan rumah tangganya setelah
dikarunia seorang anak laki-laki Subkah jarang diberikan nafkah lahir dan batin
oleh suaminya sehingga akhirnya bercerai saat anaknya yang bernama Irwan duduk
dibangku SD kelas 6. Sekarang anaknya dimasukan ke ponpes tradisional karena
tidak memilki biaya untuk meneruskan pendidikan disekolah umum.
Subkah
sampai hari ini (09/11), belum pernah dibawa ke Rumah Sakit dengan alasan
disamping Rumah Sakitnya jauh ke Kota Serang juga belum mempunyai bekal untuk
biaya rawat inap serta biaya keluarga yang menungguinya nanti.
Subkah
sehari-harnya tergolek ditempat tidur, tidak bisa bangun sendiri tanpa dibantu
oleh orang lain. Beruntunglah Subkah masih memiliki Ibu yang setia merawatnya
dengan kasih sayang.
“Alhamdulillah,
masih bisa dititah/dituntun berjalan sekedar untuk kekamar mandi dan makan”,
kata Jasiah, orangtua Subkah satu-satunya.
Dalam
kondisi sakit, Subkah masih rajin melaksanakan sholat walaupun sambil berbaring
ditempat tidurnya.
Subkah
masih ingin sembuh, ingin sehat kembali, ia dan keluarganya butuh sekali uluran
tangan para Dermawan untuk membiayai pengobatan penyakitnya.
“saya
ingin sehat lagi..”, ucapnya terbata-bata
“semoga
ada Dermawan yang membantu saya”, lanjutnya dengan bibir bergetar.
Mari
ikuti “Gerakan Fakta Fastabiqul Khoirot”, kami mengajak para pembaca untuk
berpartisipasi membantu meringankan beban ibu Subkah, namun kami tidak berani
mengkordinir, silahkan titipkan donasi Anda kelembaga sosial nasional terdekat
untuk menyalurkannya supaya aman dan amanah. Berdasarkan pantauan kami, lembaga
sosial nasional yang terdekat dengan lokasi ibu Subkah adalah Rumah Zakat
Cilegon silahkan hub: (0254) 385443
Sumber: SampaikanFaktacom

0 Response to "Ibu Subkah Warga Anyer ini Membuthkan Uluran Tangan"
Posting Komentar